Minggu, 22 September 2013

Gugur lagi

Setumpuk daun kering jatuh lagi pagi ini.

Aku lelah menyapu halaman!
Menangisi segarnya rumput yang tertimbun kenangan.
Peradaban dalam dunia dengan ragam musimnya.

Bakal daun yang mau tumbuh itu.
Begitu gembira.
Tak sabar melambai-lambai bahagia dibawah matahari bersama angin,
Siap menyimpan musim semi, hujan, dan panas pada tulang daunnya.,
yang pada akhirnya akan ikut kering di musim gugur nanti.


Jumat, 20 September 2013

Gugurnya daun kering.

Sungguh aku merindukan esok yang belum pernah kutemui.

Hari ini aku memungutnya,
daun-daun kering yang berisi tentang cerita musim gugur.
Musim dimana ia harus meninggalkan segalanya.
Kehidupan, warna, tangkai, dan kumbang.
Menukar keikhlasannya dengan menjadi sampah.
Menyimpan cerita yang takkan pernah terkata.

Kemarin kususuri kembali jalan itu.
jalan yang hanya merasakan satu musim saja.
Kisah yang ikut gugur bersama jatuhnya daun kering.


Kekasihku subuh ini.

Apa yang kamu inginkan? Menggodaku?
Menarikku dalam mimpimu? atau merasukiku? Menyekapku?

Ah tidak,
Kamu terlalu sendu, bermimikri dalam pandangku.
menghadirkan kembali film-film lawas yang tertumpuk waktu.
Melemahkan akal sehat dengan aroma vanila.

Kamu senang sekali menggoda rupanya.
tau bahwa aku tak pandai menyekat peristiwa?
bahwa semua ikut mengalir jika bocor pada satu bagian?

Sial, ini sudah larut.
Merasa berkuasa. Menertawai tanpa suara. Menangisi tanpa air mata.

ahh sekarang kita cuma berdua.

Berbisiklah dan kecap rasaku.
Kamu mendengarnya? Kesunyian.

Rabu, 18 September 2013

"Kisah kita sebelum Senja"

"Jika kelak kita bisa hidup sampai Senja tiba,
Akan kubacakan puisi ini sekali lagi untukmu.
Dibawah langit jingga,  menunggu senja kita.
Menunggu Senja Kita."

Sebuah karya Indah oleh kakak teater saya, mas Doni Agung Setiawan.
Karya yang selalu mampu memanggil saya untuk menilik lagi lagi dan lagi. Manis.

Minggu, 15 September 2013

Asap dari bibirmu.



Aku melihat asa yang mengepul di udara.
membumbung tinggi dan lenyap.
Seperti seorang gagal yang coba menggenggam langit.
Terlalu cepat menelan khayalan bulat-bulat!

Ssssttt!!

Satu per satu musim jatuh dan gugur lagi.
hinggap di atas payung dan terbang terbawa lamun. Hancur.

Kamis, 12 September 2013

Merah muda.

Bagaimana jika aku berubah warna?
menjadi Merah Muda.
Apa kumbang akan menerimannya?

Bukan terendam pemutih kemudian luntur. Hanya merah yang berbeda.
yang lalu dan hilang.

Apa lambang warna dari bahagia?
Biar semua mengecapkan sedikit saja,
tanpa Kecuali.

Anyelir.

Beralih?



Hai Langit, apa kabar?
Sepertinya kau bertambah luas ya?
atau aku saja yang semakin berkecil hati menatapmu.

Aku ingin menjadi bagian darimu,
hahaha yang benar saja, kakiku telah menambatkan harapnya terlalu dalam di tanah.
Tapi, memang pada dasarnya manusia seharusnya menginjak tanah bukan?

Seorang bodoh yang percaya pada kedalaman timurlaut segitiga bermuda.